Jalan-jalan ke Kota Samarinda dan Tenggarong

Cerita saya kali ini adalah tentang perjalanan menikmati Kota Samarinda dan Kota Tenggarong Kutai Kartanegara di Propinsi Kalimantan Timur yang dibelah oleh Sungai Mahakam yang lebar, Samarinda yang merupakan ibukota Kalimantan Timur ini mempunyai beberapa lokasi wisata yang menarik, antara lain Islamic Center Samarinda yang berdiri megah, Pusat Wisata Budaya Suku Dayak Pampang yang ada di Desa Pampang, selain itu juga ada beberapa spot wisata lainnya seperti wisata menikmati Kota Samarinda dengan menyusuri Sungai Mahakam menggunakan perahu wisata, sementara kota sebelahnya adalah Kota Tenggarong yang juga dilewati oleh Sungai Mahakam juga tidak kalah menariknya dengan beberapa spot wisata.
Untuk menuju Kota Samarinda dari Jakarta, saat ini sudah ada penerbangan langsung dari Jakarta menggunakan pesawat Batik Air, karena saya saat melakukan perjalanan sedang bertugas di Kota Balikpapan, saya akan jelaskan jalur perjalanan dari Kota Balikpapan. 
Menuju Kota Samarinda dan Kota Tenggarong dari Kota Balikpapan dapat menggunakan kendaraan pribadi dengan jarak tempuh mencapai 2-3 jam lebih sampai di Samarinda melalui jalur tol yang baru sebagian dibuka dan saat itu gratis, jika ingin menggunakan kendaraan bus, bisa dari Terminal Bus Batu Ampar Balikpapan, bus AC bersih dengan tarif sebesar Rp. 35.000.- untuk satu kali perjalanan dan bus akan berhenti di Terminal Bus AKDP Samarinda tidak jauh dari Big Mall Samarinda, lalu lanjut dengan bus yang lain menuju Tenggarong, dan sebaliknya jika ingin kembali ke Balikpapan bus akan berangkat dari sini dan berhenti di Terminal Bus Batu Ampar Balikpapan.

Ada juga travel dari Balikpapan ke Samarinda, salahsatunya adalah Kangaroo dengan tarif sebesar Rp. 120.000,- dengan waktu tempuh yang kurang lebih sama dan waktu keberangatan yang flexible. Namun demikian perjalanan menggunakan motor juga banyak dilakukan oleh mereka yang menuju atau dari Samarinda maupun Tenggarong.
Untuk penginapan jangan khawatir, banyak penginapan murah tersedia merata di banyak tempat, untuk makan juga banyak tempat makan yang enak dan murah.
Ke Kota Samarinda dan Tenggarong ini sudah saya kunjungi beberapa kali, ada yang saya lakukan seorang diri maupun bersama teman-teman kantor, saat saya sendiri dan pertama kali ke Samarinda, saya menggunakan motor dengan jarak tempuh selama 3 jam yang kalau difikir jarak yang hampir sama dengan jarak dari Jakarta ke Bandung, namun entah kenapa jalur Balikpapan ke Samarinda lebih nyaman buat saya daripada jalur Jakarta ke Bandung, Alhamdulillah tidak ada kendala selama perjalanan. 
Cerita yang akan saya ceritakan disini adalah saat saya melakukan perjalanan bersama teman2 kantor dan tentunya menggunakan mobil dinas kantor #eeh.
Perjalanan dari kantor kami di Jalan A. Yani, Gunungsari Ilir Balikpapan sekitar jam 7 pagi, perjalanan sekitar 3 jam kemudian tibalah kami Kota Samarinda kemudian lansung menuju Tenggarong sesuai dengan kesepakatan kunjungan untuk efisiensi dan efektifitas. Waktu tempuh dari Kota Samarinda menuju Kota Tenggarong Kutai Kartanegara sekitar 1 jam. 

Tiba di Tenggarong, kami makan siang dulu karena waktu juga sudah mendekati jam makan siang. 

Selain makan siang, kami juga mencoba kuliner durian yang ada di Tenggarong, ada beberapa macam jenis durian yang kami coba disana, antara lain Lay dan Kartongan, bentuknya mirip dengan durian, namun untuk jenis Lay, warna dagingnya berwarna orange cerah, sementara jenis Kartongan mirip dengan daging durian. Meski demikian ketiga jenis durian yang kami coba tersebut memiliki rasa yang berbeda satu sama lain, buat saya sendiri rasa Durian jauh lebih enak daripada Lay yang cenderung agak kurang lezat, sementara jenis Kartongan lebih kurang menarik lagi rasanya buat saya, namun semua kembali ke selera masing2.

Setelah puas makan siang dan makan durian, selanjutnya kami mengunjungi Museum Sejarah Kota Tenggarong Kutai Kartanegara yang menyimpan benda2 bersejarah Kerajaan Kutai dan profile para Raja serta tokoh2 terkenal lain. 


Selesai mengunjungi museum, kunjungan kami berikutnya adalah Pulau Kumala yang berada di tengah sungai Mahakam yang lebar, Pulau Kumala ini sepertinya merupakan delta atau semacam gundukan tanah yang cukup luas yang membelah sungai Mahakam.

Pulau Kumala ini dijadikan sebagai tempat wisata untuk masyarakat Kota Tenggarong dan sekitarnya, itulah kenapa ketika kita memasuki gerbang Kota Tenggarong akan terlihat tulisan SELAMAT DATANG DI TENGGARONG KOTA WISATA”

Menurut penjelasan warga, saat Tenggarong dipimpin oleh Bupati Perempuan, Pulau Kumala diperbagus dengan dijadikan sebagai lokasi wisata dengan menambahkan beberapa wahana wisata yang menarik, namun sayangnya hal itu tidak berlangsung lama, entah karena keterbatasan dana (yang saya rasa tidak mungkin mengingat Kabupaten Tenggarong adalah kabupaten yang kaya) atau memang sudah sepi pengunjung? Tetapi ada yang bilang juga kondisi wahana wisata di Pulau Kumala tidak terurus semenjak sang Bupati tertangkap KPK karena indikasi Korupsi, entahlah.








Meski demikian Pulau Kumala tetap dapat dinikmati untuk wisata local karena lokasinya yang menarik berada di tengah Sungai Mahakam, banyak pepohonan yang rimbun membuat sejuk suasana, ada beberapa lokasi spot foto yang tetap menarik sebagai latar belakang foto. untuk keliling pulau, tersedia pilihan menggunakan kereta mini yang ditarik dengan motor, atau menggunakan sepeda listrik yang disewakan, karena meskipun pulaunya kecil namun cukup melelahkan jika harus berjalan kaki untuk keliling pulau.

Untuk bisa menuju Pulau Kumala, kita dapat naik angkot atau parkir kendaraan di tempat yang sudah disediakan, lalu kita menyeberangi Sungai Mahakam melalui jembatan berwarna kuning yang juga keren untuk lokasi foto.



Disekitar jembatan penyeberangan juga terdapat semacam taman dengan tulisan TENGGARONG dalam warna warni yang menarik untuk berfoto, apalagi ditambah dengan latar belakang jembatan kuning Pulau Kumala.

Setelah selesai semuanya, kami menuju Masjid Raya Kota Tenggarong untuk menuaikan shalat duhur dan ashar sebelum kami kembali ke Kota Samarinda.

Komentar

Posting Komentar