Langsung ke konten utama

Singapura - Marina Bay dan Merlion Park



Masih tentang Singapura ...
Selain jalan2 di Orchard Road, kita juga bisa berkunjung dan berfoto di Patung Merlion yang ada di kawasan Raffles, patung singa ini menjadi icon singapore dan bahkan sampai sekarang, namun setelah beberapakali kunjungan ke kawasan ini, suasanya sudah banyak berubah, bila kita melihat dengan posisi seperti patung merlion, yang kita lihat hanyalah laut yang luas.

Namun sekarang dengan posisi yang sama kita bisa melihat Marina Bay Sand Hotel dan Resort, perubahan yang sangat cepat sudah terjadi d sini. 

Background belum ada Marina Bay Sand 


setelah ada Mrina Bay

Pemandangan pada malam hari


Sebelum mencapai foto diatas, sepanjang perjalanan kita akan disuguhkan pemandangan seperti ini kalau malam hari 
 
 

Ramai pengunjung yang datang ke sini untuk sekedar berfoto dengan gaya-nya masing2, ada yang datang berombongan, berduaan ataupun selfie sendirian. Kawasannya sangat luas dan nyaman sehingga membuat orang nyaman ber-lama2 di sana. Untuk bisa kesini, aksesnya turun di City Hall MRT stat, lalu ikuti petunjuk arah jalan ke Merlion dengan melewati Hotel Fullerton.
 

Pemandangan pada malam hari 



Saling berhadapan dengan Merlion adalah Marina Bay Sand Hotel dan Resort, untuk menuju kesana, dari Merlion kita bisa berjalan kaki dengan santai dan sabar mengikuti jalur pedestrian yang sudah di buat dengan nyaman, kita akan melewati Esplanade Teathre, gedung opera berbentuk durian terbelah, kita akan melewati jembatan penghubung dengan desain arsitektur yang sangat modern yang akan berbeda jika kita berjalan di waktu siang atau malam, Helix Bridge namanya dan juga melewati Singapore Flyer, sebuah wahana kincir raksasa yang katanya terbesar di dunia. 
Kalau jalan kaki memang hemat biaya transport sih, tapi kita perlu tenaga dan semangat lebih banyak, tapi nikmati aja deh, secara juga jalan2, secara pemandangannya keren, baliknya baru deh naik MRT dari Marina Bay untuk ke destinasi berikutnya.

 
 
 
 
 

Pemandangan saat malam hari 
 
 
 
 

Bangunan Marina Bay Sand ini sangat keren, kombinasi antara Hotel, Resort, Shopping Mall dan juga Tempat Berjudi, kesan mewah sudah terlihat dari luar, pun ketika kita masuk ke dalam, suasana kemewahan akan lebih terasa lagi. 

 
 
 
 


Diatas bangunan terdapat atap yang berbentuk seperti papan seluncur atau perahu, dimana kita bisa naik ke atasnya, tentunya dengan membayar tiket masuk seharga 20 SG, dan menikmati pemandangan seluruh singapore dari atas ketinggian, di atas atap tersebut juga terdapat semacam cafe, restaurant, pub dan juga kolam renang yang keren banget, yang hanya di khususkan untuk penghuni kamar hotel saja. 

Marina Bay Sand ini berdiri di atas tanah yang sebelumnya adalah semacam teluk yang sudah di reklamasi sehingga bisa mendirikan bangunan d atasnya.
Pemandangan Marina Bay Sand Hotel dan Resort sangat indah baik jika di lihat saat siang maupun malam hari. 
 
 
 
 


Untuk akses MRT menuju kesini, naik MRT turunya bisa di Marina Bay atau di Marina Bay Sand di jalur berbeda tergantung dimana kita mau keluarnya.
Dari Marina Resort, jika kita terus berjalan ke belakang, kita akan menjumpai Marina Garden By The Bay, sebuah taman yang berisi aneka tumbuhan dari seluruh dunia yang di tempatkan sedemikian rupa menjadi sebuah taman yang sangat cantik, untuk masuk ke sana perlu beli tiket masuk seharga 20 SG, buat saya, cukup lah pose dari luar, sudah dapet kok suasana taman itu, beneran deh. 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 


Singapore Flyer juga keren banget, menurut penjelasan kita bisa menikmati wahana kincir angin raksasa ini selama satu putaran dalam waktu 30 menit, dengan tiket seharga 26 SG, gak tertarik sama sekali saya, biasa aja, tapi okelah buat sekedar foto doank, tapi tiap orang kan beda2, kalau mau naik saya rekomendasikan juga kok.
Di area ini, jalan2nya juga digunakan sebagai lintasan sirkuit balap mobil Formula1 yang kalau di singapore dilaksanakan pada malam hari, saya belum pernah nonton langsung sih, tapi pernah waktu saya ke singapore, pas lagi ada balapan F1 d sana, suara bising dari mobil2 yang balapan itu terdengar hampir di seluruh singapore, padahal saat itu saya lagi jauh posisinya dari arena balapan.
Lintasan balapan F1 dan Singapore Flyer dilihat dari atas Marina Bay Sand Hotel. 






Komentar

  1. Pak mau tanya. Saat ke Singapore barengan evet F1 apa aja tmpt2 wisata yg ditutup utk umum?
    Apa Merlion park jg ditutup kah?
    Terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. terima kasih sudah berkunjung ke blog saya, mohon maaf baru terbalas, tempat wisata di singapura tidak ada yang ditutup selama event F1 berlangsung, munkin hanya ada pengalihan lalu lintas disekitar arena

      Hapus
  2. Mas ijin save gambarnya ya 😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. silahkan, jangan lupa tag blog saya, terima kasih :-)

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengalaman Berlari

Cerita tentang berlari, dari dulu sebenarnya saya suka berlari meski hanya sebatas jarak-jarak pendek, dan seringnya tidak secara rutin saya lakukan, saat penugasan di Tobelo, Halmahera, Maluku Utara, banyak sekali waktu yang saya miliki untuk beraktivitas, saya fikir kenapa tidak saya isi dengan kegiatan berlari, kota yang sepi, cuaca juga lumayan bersih, sebenarnya bersih, tetapi rupanya di Pulau Halmahera terdapat Gunung Dukono yang aktif yang sering mengeluarkan debu tebal ke udara yang mengotori udara di sekitarnya, bahkan jika sedang sangat aktif sampai menjadi hujan debu yang tebal yang menyisakan gumpalan debu yang sangat tebal seperti butiran pasir, jadi ketika udara sedang bersih, minggu sore menjelang maghrib saya selalu mencoba berlari mengelilingi komplek kantor bupati, lumayan meski hanya 2-3 KM, tetapi itu sudah sangat melelahkan buat saya, kadang berganti menjadi setiap minggu pagi setelah shalat subuh, berlari di kawasan Pelabuhan Tobelo yang belum lama diresmikan ol

Pengalaman Berlari di Masa Pandemi #2

…. Lanjutan dari tulisan sebelumnya  Juli Bulan Juli, kegiatan tidak jauh berbeda dengan bulan sebelumnya, tetapi di Bulan Juli ini saya sempat berkunjung ke Curug Cigamea yang ada di kaki Gunung Salak, Taman Nasional Gunung Halimun, Gunung Salak.  Seminggu kemudian saya bersama teman-teman lari juga main ke Bandung sekalian merasakan kembali suasana berlari di event lari Pocari Sweat Bandung Marathon yang seharusnya diadakan pada tanggal tersebut, namun karena pandemic akhirnya event tersebut dibatalkan, tetapi diganti dengan event lari Pocari Sweat Virtual Run.  Agustus Bulan Agustus, Alhamdulillah keluarga besar sudah bisa datang ke rumah sekalian selamatan atas rumah yang kembali saya tempati, event berlari masih tetap lari mingguan, kadang ada teman lari yang ngajak lari bareng dengan jarak tempuh yang lebih jauh disamping jarak tempuh rutin tetap dilakukan.  Pocari Sweat Virtual Run 10K juga diselenggarakan di bulan ini dan saya juga sudah menyelesaikan event virtual run ini deng