Singapura - Harbour Front dan Sentosa Resort



Masih tentang Singapura ...
Jika kita jalan ke kawasan Harbour Front, kawasan ini sesuai dengan namanya, merupakan kawasan SeaPort Singapura, selain itu kawasan Harbour Front juga  merupakan akses menuju Pulau Sentosa dan Universal Studio, dulu waktu pertama kali saya ke singapore via Batam, turunnya ferry itu di Harbour Front ini, terminal ferry-nya nembus ke Vivo City Mall yang lebar, dimana dari dalam mall itu kita bisa langsung akses ke Pulau Sentosa tentunya dengan menggunakan monorail. Sementara Vivo City Mall ini layaknya sebuah Mall besar, di belakang area Mall terdapat Stasiun Bus yang akan berangkat ke Malaysia yang ukuran bus dobel decker. 

 

Jika kita naik ke atas deck Vivo City Mall, di atasnya terdapat semacam anjungan tempat kita bisa duduk2 menikmati pemandangan yang mengarah ke Pulau Sentosa atau ke arah Selat Malaka, di tengah deck tsb terdapat semacam taman air yang anak kecil banyak yang suka main2 d kolamnya. 

 
 
 

Ramai anak muda pada kumpul, saya fikir ada apa, ternyata di lokasi ini merupakan lokasi pokestop, bagian dari permainan Pokemon Go. 

 

Untuk bisa masuk ke Pulau Sentosa, dimana di dalamnya terdapat Sentosa World Resort, dari lantai paling atas Vivo City Mall, ada gerbang monorail yang akan mengantar kita berkeliling kawasan Sentosa Resort, cukup dengan membeli tiket monorail seharga 4 Dollar Sing, kita bisa eksplorasi seluruh kawasan yang terbagi dalam tiga Theme Park. 


Foto gerbang sentosa Island.
 

Di Pulau Sentosa ini kita dapat menjumpai Patung Merlion dalam ukuran yang lebih besar daripada yang di kawasan Marina, dan patung merlion ini bisa di naikin sampe di atas, di sekeliling patung terdapat taman dengan penataan yang baik, pernah waktu kesana saat itu sedang berlangsung flower festival sehingga nuansa bunga dimana-mana semakin menarik. 

 
 
 
 

Selain patung merlion yang besar itu, kita juga bisa ke Universal Studio Singapore, waktu  pertama kali USS ini di buka, belum semua wahana di operasikan, wahana utama yg seperti roller coaster itu belum di operasikan, karena mungkin masih soft opening kali yah, nggak tau juga, tapi wahana lainnya nggak kalah menarik kok, saya lupa apa aja, tapi yg saya inget ada studio 3D yg cerita tentang Film Shrek, terus ada studio khusus yang menceritakan tentang teknik kamuflase komputer untuk film2 buatan Stephen Spielberg dan Journey to The Centre of The Earth yang naik roller coaster dalam wahana indoor yang menantang, beberapa wahana menarik lainnya. 

 
 

Tiket masuk saat itu 60 SG yang saya beli di Singapore Visitor Centre yang ada di kawasan Orchard Road, nggak tau deh sekarang berapa harganya, setelahnya tiap kali saya kesini, Cuma foto di depan Bola Dunia yang ada tulisan Universal Studio doank buat sekedar foto, habis itu palingan ke Hard Rock Cafe beli kaos lalu lanjut ke tempat lainnya. 

 

Di kawasan Sentosa Resort ini juga ada kawasan main judi yang sengaja memang dibangun khusus untuk itu, saya pernah masuk ke dalam kawasan, dan di dalam itu saya menjumpai ramai orang yang sedang bermain judi, entah laki atau perempuan, tua atau muda, bahkan banyak nenek2 atau kakek2 yang ikut peruntungan juga, seru juga sih liatnya, saya gak ngerti mainnya, jadi cuma liat aja, dan harus tetap menjaga ketertiban.
Untuk masuk ke dalam lokasi ini, ada ketentuan khusus, buat warga melayu Singapura, yang notabene muslim, dilarang untuk masuk, tetapi melayu yang lain seperti yang berasal dari Indonesia diperbolehkan masuk, petugas di pintu masuk akan cek paspor kita untuk kepastian kalau kita bukan melayu lokal. 


Petunjuk arah ke Casino atau ke Universal Studio

Singapore juga punya pantai wisata loh, gak percaya? Coba deh ke Pulau Sentosa, terus cari Siloso beach, pantainya ini pantai buatan, entah dulunya ada pasir putih di pantai ini atau belum, tapi informasi yang beredar pasirnya di impor dari pulau di Indonesia yang dekat dengan Singapura, jadi ada bagian pulau kita yang habis tergerus, ada penambahan wilayah daratan di Singapura, tapi pantai ini di tata dengan baik sehingga kelihatan menarik, untuk main di lautnya view hadap lautnya itu kapal2 tanker, kapal2 tongkang dan kapal2 barang yang besar yang mondar mandir di selat malaka, tapi oke lah, lumayan daripada nggak punya pantai wisata. 

 
 

Di sebelah Pulau Sentosa yang lain, ada lokasi pertunjukan Song of The Sea, semacam pertunjukan sinar laser dan tata cahaya lampu yang sangat menarik, pergerakan sinar laser dan lampu mengikuti irama atau suara dari cerita yang ditampilkan saat itu, sangat menarik, kalau mau nonton harus memperhatikan jam mainnya, biar nggak kehabisan tempat duduk, karena tempatnya terbatas secara peminatnya banyak. Pertunjukan ini tentunya dilakukan pada sore sampai malam hari. 

 
 
 
 

Dan masih banyak lagi wahana permainan/pertunjukan yang ada di Pulau Sentosa ini.
Jadi kelesuruhan eksplorasi Pulau Sentosa, kita akan mendapatkan banyak lokasi yang di kunjungi, lokasi2 ini tersebar di seluruh pulau, jadi kadang ada beberapa tempat yang mana kita harus naik monorail lagi untuk dapat kesana, seperti yang saya bilang di atas, Sentosa Resort ini terbagi dalam tiga theme park yang berbeda. Kalau mau puas memang sebaiknya dua hari untuk eksplore Pulau Sentosa, seharian main di Universal Studio, seharian berikutnya eksplore wahana lain yang saya sebutkan di atas.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengalaman Berlari