Langsung ke konten utama

Singapura - Chinatwon dan Bugis



Masih tentang Singapura ...
Sebelahan  dengan wilayah Little India adalah Chinatown, selama saya keliling di sini, yang menarik hanyalah kawasan shopping street yang menjual aneka macam suovenir untuk para turis dengan harga yang murah, terletak di jalan Pagoda, jadi jika kita hendak membeli souvneir untuk dibawa pulang, kita bisa membeli di kawasan ini, kita bisa memilih mau beli apa saja di sana, di tengah kawasan tersebut juga ada Chinatown Heritage Centre.

Aksesnya pun juga mudah, jika kita naik MRT, turun di Chinatown station, lalu ambil pintu keluar A, pas keluar kita sudah berada d kawasan shopping street ini, karena kawasan Chinatown, semua bangunan di dominasi dengan nuansa merah dan bangunan khas nuansa China.

 
 
 

Setelah melakukan perjalanan di area Chinatown, perjalanan saya berlanjut ke kawasan Bugis, kawasan ini yang terkenal adalah Bugis Junction atau Bugis Shopping Street, kedua tempat ini berseberangan, untuk bisa kesini turun di MRT Bugis station, lalu ikuti saja arah orang ramai jalan, biasanya mereka kebanyakan ke lokasi ini, atau jika kita dari area Little India, bisa jalan kaki sebentar untuk ke sini, deket aja sih, dalam perjalanan kita akan menemui beberapa bangunan dengan motif cat warna-warni yang cerah.
Rochor Building namanya.




Bugis Junction dan shopping street ini macam kombinasi antara Kawasan bisnis Pasar Baru di Jakarta atau Petaling Street di Kuala Lumpur dan jalur pedagang kakilima, rame banget, jualan barang buatan china dengan aneka macam, juga ada jualan souvenir khas singapore, minuman atau buah dan cemilan2 yg bisa di beli buat oleh, saya juga menemukan sex shop d sini, lucu2 barang jualannya, kalo misalnya capek,  biasanya saya ngeloyor dikit ke arah luar, nanti ketemu tempat makan yang mana khusus masakan halal sudah ditempatkan terpisah, jadi kita gak perlu bingung mencari mana makanan yg halal dan mana yg bukan, tapi emang sih semua foodcourt di singapore emang di pisahin seperti itu, bukan bermaksud membedakan dalam artian negatif, tapi malah dalam artian yg positif.
 
 
 
 


Masih tidak terlalu jauh dari kawasan Bugis ini juga ada sebuah Mesjid yang jadi salah satu spot wisata ke Singapura, di lingkungan sekitar masjid terdapat lorong yang kanan kirinya banyak cafe yang menjual makanan halal yang di dominasi masakan Turki, India dan Melayu. Saya bukannya nyinyir atau sirik sih, sebenarnya bentuk masjidnya sih biasa aja, dan sejarah pembangunannya pun menurut saya biasa aja, masjid2 di Indonesia banyak yang jauh lebih bagus, tapi karena di kemas dengan marketing yang bagus, promosi wisata yang keren, apa2 di singapore pasti jadi menarik, kita perlu belajar bagaimana mempromosikan lokasi wisata di negara kita.
 
 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengalaman Berlari

Cerita tentang berlari, dari dulu sebenarnya saya suka berlari meski hanya sebatas jarak-jarak pendek, dan seringnya tidak secara rutin saya lakukan, saat penugasan di Tobelo, Halmahera, Maluku Utara, banyak sekali waktu yang saya miliki untuk beraktivitas, saya fikir kenapa tidak saya isi dengan kegiatan berlari, kota yang sepi, cuaca juga lumayan bersih, sebenarnya bersih, tetapi rupanya di Pulau Halmahera terdapat Gunung Dukono yang aktif yang sering mengeluarkan debu tebal ke udara yang mengotori udara di sekitarnya, bahkan jika sedang sangat aktif sampai menjadi hujan debu yang tebal yang menyisakan gumpalan debu yang sangat tebal seperti butiran pasir, jadi ketika udara sedang bersih, minggu sore menjelang maghrib saya selalu mencoba berlari mengelilingi komplek kantor bupati, lumayan meski hanya 2-3 KM, tetapi itu sudah sangat melelahkan buat saya, kadang berganti menjadi setiap minggu pagi setelah shalat subuh, berlari di kawasan Pelabuhan Tobelo yang belum lama diresmikan ol

Singapura - Marina Bay dan Merlion Park

Masih tentang Singapura ... Selain jalan2 di Orchard Road, kita juga bisa berkunjung dan berfoto di Patung Merlion yang ada di kawasan Raffles, patung singa ini menjadi icon singapore dan bahkan sampai sekarang, namun setelah beberapakali kunjungan ke kawasan ini, suasanya sudah banyak berubah, bila kita melihat dengan posisi seperti patung merlion, yang kita lihat hanyalah laut yang luas. Namun sekarang dengan posisi yang sama kita bisa melihat Marina Bay Sand Hotel dan Resort, perubahan yang sangat cepat sudah terjadi d sini.  Background belum ada Marina Bay Sand    setelah ada Mrina Bay Pemandangan pada malam hari Sebelum mencapai foto diatas, sepanjang perjalanan kita akan disuguhkan pemandangan seperti ini kalau malam hari      Ramai pengunjung yang datang ke sini untuk sekedar berfoto dengan gaya-nya masing2, ada yang datang berombongan, berduaan ataupun selfie sendirian. Kawasannya sangat luas dan nyaman sehingga membuat or

Pengalaman Berlari di Masa Pandemi #2

…. Lanjutan dari tulisan sebelumnya  Juli Bulan Juli, kegiatan tidak jauh berbeda dengan bulan sebelumnya, tetapi di Bulan Juli ini saya sempat berkunjung ke Curug Cigamea yang ada di kaki Gunung Salak, Taman Nasional Gunung Halimun, Gunung Salak.  Seminggu kemudian saya bersama teman-teman lari juga main ke Bandung sekalian merasakan kembali suasana berlari di event lari Pocari Sweat Bandung Marathon yang seharusnya diadakan pada tanggal tersebut, namun karena pandemic akhirnya event tersebut dibatalkan, tetapi diganti dengan event lari Pocari Sweat Virtual Run.  Agustus Bulan Agustus, Alhamdulillah keluarga besar sudah bisa datang ke rumah sekalian selamatan atas rumah yang kembali saya tempati, event berlari masih tetap lari mingguan, kadang ada teman lari yang ngajak lari bareng dengan jarak tempuh yang lebih jauh disamping jarak tempuh rutin tetap dilakukan.  Pocari Sweat Virtual Run 10K juga diselenggarakan di bulan ini dan saya juga sudah menyelesaikan event virtual run ini deng