Langsung ke konten utama

Japan Trip - Osaka Castle dan Tenmangu Shrine

... masih sekitar Osaka

Hari ini setelah sarapan, gw check out, titip tas dan koper ke lobby hotel, lanjut perjalanan ke Tenmangu Shrine, yang ada dikawasan pemukiman penduduk, dan kawasan Tenjinbashi Suji shopping street, belanja souvenir, setelah itu gw ke Osaka Castle sebentar, lalu sekitar jam 2 siang berangkat menuju kota Kyoto. 

Semua setasiun tempat awal keberangkatan, setasiun transit ganti kereta dan setasiun tujuan akhir, nama dan jenis kereta serta tarif dan jam keberangkatanya, sudah tertera dengan jelas yang gue cetak dari website hyperdia.com serta jadi panduan perjalanan gue.


Tenmangu Shrine ini adanya di tengah kawasan penduduk, gw sempet kebingungan cari ini temple, dan gw coba bertanya ke seorang perempuan Jepang, karena dia gak bisa bahasa inggris dan juga bingung cara kasih taunya, gue di anterin olehnya sampe ke depan temple tersebut, gw takjub banget dan sangat berterima kasih, sebegitu baiknya orang sana sampai mau bela2in nganterin ke tujuan yang kita maksud, sesuatu yang mungkin tidak akan kita jumpai di negeri kita sendiri. 

Karena berada di tengah pemukiman, gw perhatiin tiap orang yang hendak melakukan aktivitas datang menyempatkan diri ke temple ini untuk sekedar melakukan ritual doa menurut kepercayaan mereka. Selesai dari situ gw sempetin lewat Tenjinbashisuji Shopping street, namun belum begitu ramai, karena memang masih pagi.




Selesai dari sana gue lanjut lagi ke Osaka Castle. tapi sebelumnya gue sempetin melewati Tenjinbashi-suji Shopping Street.



Osaka Castle ini sebenernya sudah hasil renovasi karena sempat terbakar habis beberapa tahun yang lalu, jadi bangunan yang nampak sekarang adalah bangunan baru dengan mengambil desain yang sama dengan desain sebelum terbakar. 

Karena penasaran apa yang ada didalam castle, gw berfikir pasti banyak ruangan2 tempat tinggal raja atau benda2 seni bersejarah lainnya, tapi ketika masuk ke dalam langsung dihadapkan dengan tangga naik yang berliku sampai ke atas, di atas kita bisa melihat pemandangan sekitar Osaka, udah bayar tapi hanya segitu aja ruangan dalamnya, dan gw juga baru nyadar, munkin karena habis terbakar makanya gak ada lagi ruangan2 tersebut. 

Tapi di dalamnya masih ada lorong dan ruang pameran untuk menempel foto2 sejarah Osaka Castle, jadi sebenere bentuk Osaka Castle yang sekarang sangat berbeda dengan castel pada masa awal berdirinya, terus menurut catatan sejarah yg gw baca disitu, akibat konfilk dalam kerajaan, membuat perpisahan beberapa kubu yang saling klaim dan semacamnya sehingga tidak bisa dipastikan siapa pemilik sesungguhnya Osaka Castle ini, kurang lebih gitu deh ceritanya, gak lama gw disitu, foto2 sebentar habis itu segara gw balik ke hotel, dan sesampai d hotel segera gw bergegas ke Osaka station untuk naik kereta ke Kota Kyoto untuk perjalanan sekitar 1 jam dengan JR Pass.









Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengalaman Berlari

Cerita tentang berlari, dari dulu sebenarnya saya suka berlari meski hanya sebatas jarak-jarak pendek, dan seringnya tidak secara rutin saya lakukan, saat penugasan di Tobelo, Halmahera, Maluku Utara, banyak sekali waktu yang saya miliki untuk beraktivitas, saya fikir kenapa tidak saya isi dengan kegiatan berlari, kota yang sepi, cuaca juga lumayan bersih, sebenarnya bersih, tetapi rupanya di Pulau Halmahera terdapat Gunung Dukono yang aktif yang sering mengeluarkan debu tebal ke udara yang mengotori udara di sekitarnya, bahkan jika sedang sangat aktif sampai menjadi hujan debu yang tebal yang menyisakan gumpalan debu yang sangat tebal seperti butiran pasir, jadi ketika udara sedang bersih, minggu sore menjelang maghrib saya selalu mencoba berlari mengelilingi komplek kantor bupati, lumayan meski hanya 2-3 KM, tetapi itu sudah sangat melelahkan buat saya, kadang berganti menjadi setiap minggu pagi setelah shalat subuh, berlari di kawasan Pelabuhan Tobelo yang belum lama diresmikan ol

Singapura - Marina Bay dan Merlion Park

Masih tentang Singapura ... Selain jalan2 di Orchard Road, kita juga bisa berkunjung dan berfoto di Patung Merlion yang ada di kawasan Raffles, patung singa ini menjadi icon singapore dan bahkan sampai sekarang, namun setelah beberapakali kunjungan ke kawasan ini, suasanya sudah banyak berubah, bila kita melihat dengan posisi seperti patung merlion, yang kita lihat hanyalah laut yang luas. Namun sekarang dengan posisi yang sama kita bisa melihat Marina Bay Sand Hotel dan Resort, perubahan yang sangat cepat sudah terjadi d sini.  Background belum ada Marina Bay Sand    setelah ada Mrina Bay Pemandangan pada malam hari Sebelum mencapai foto diatas, sepanjang perjalanan kita akan disuguhkan pemandangan seperti ini kalau malam hari      Ramai pengunjung yang datang ke sini untuk sekedar berfoto dengan gaya-nya masing2, ada yang datang berombongan, berduaan ataupun selfie sendirian. Kawasannya sangat luas dan nyaman sehingga membuat or

Pengalaman Berlari di Masa Pandemi #2

…. Lanjutan dari tulisan sebelumnya  Juli Bulan Juli, kegiatan tidak jauh berbeda dengan bulan sebelumnya, tetapi di Bulan Juli ini saya sempat berkunjung ke Curug Cigamea yang ada di kaki Gunung Salak, Taman Nasional Gunung Halimun, Gunung Salak.  Seminggu kemudian saya bersama teman-teman lari juga main ke Bandung sekalian merasakan kembali suasana berlari di event lari Pocari Sweat Bandung Marathon yang seharusnya diadakan pada tanggal tersebut, namun karena pandemic akhirnya event tersebut dibatalkan, tetapi diganti dengan event lari Pocari Sweat Virtual Run.  Agustus Bulan Agustus, Alhamdulillah keluarga besar sudah bisa datang ke rumah sekalian selamatan atas rumah yang kembali saya tempati, event berlari masih tetap lari mingguan, kadang ada teman lari yang ngajak lari bareng dengan jarak tempuh yang lebih jauh disamping jarak tempuh rutin tetap dilakukan.  Pocari Sweat Virtual Run 10K juga diselenggarakan di bulan ini dan saya juga sudah menyelesaikan event virtual run ini deng