Langsung ke konten utama

Japan Trip - Menginap di Capsule Hotel

Ini sedikit cerita saat gue traveling, waktu itu ke Jepang dan gue mencoba menginap di penginapan jenis capsule hotel, karena belum banyak type hostel kek gini dan baru gue temukan di Jepang yang ternyata banyak tersedia di sana, kira2 begini penjelasannya.

Setelah melanjutkan perjalanan dari Osaka, hari ini gw ke Tokyo, lanjut perjalanan menuju Tokyo dengan Shinkansen perjalanan sekitar 2,5 jam. Tiba di Ueno Station, lalu orientasi station Ueno, Ueno station ini juga besar dan megah plus lebih ramai, sehingga gw sedikit agak kesulitan mencari keberadaan hotel gue di Ueno Capsule Kinuya, karena banyak pintu keluar di setasiun yang luas ini, mengandalkan peta yg udah gue bawa dari rumah juga tetap mengalami kesulitan, pake acara naik turun tangga sambil bawa koper yang udah mulai berat, akhirnya berhasil juga menemukan keberadaan hotelnya yang lokasinya sedikit agak jauh dari dari station.

Salah satu sudut dan pintu keluar Ueno Station


Kinuya Ueno Capsule Hotel ini adalah sebuah hotel dengan type capsule, dimana kamar2 hanya di khususkan untuk tamu pria saja dan model kamarnya seperti tumpukan peti yang d tumpuk dalam dua lapisan, tidak di sediakan lemari untuk menyimpan pakaian, tapi hanya sebuah ruangan semacam kotak box yang cukup hanya untuk satu orang dan tidak cukup apabila kita berdiri, namun kita bisa aktivitas sambil duduk di dalamnya, namun tetap dengan ruang gerak terbatas.



Awalnya gue gak nyaman, namun hari kedua gue merasa nyaman banget tidur model capsule begini, selain itu untuk nonton tv yang juga disesuaikan ukurannya, kita menggunakan earphone yang disediakan khusus untuk mendengar suaranya sehingga kita tidak mengganggu tamu sebelah kita.

Yang kurang nyamannya adalah tidak adanya lemari penyimpanan utk koper atau tas, jadi kalau koper kita besar kita bisa taruh d depan lubang cabin kita, tapi kalau koper kita kecil atau tas ransel ukuran 70 liter kita bisa masukan ke dalam cabin saat kita tidak menempati kamar.



Untuk kamar type capsule ini sudah termasuk toileters yang selalu diganti setiap hari, lengkap dengan kimono untuk tidur, kamar mandi disediakan dalam dua type dan kita bebas memilih menggunakan yang mana saja.

Selain yang di Ueno ini, gue juga pernah coba type capsule yang ukurannya lebih besar lagi dan lebih nyaman di First Cabin Midosuji Namba Osaka, bentuknya seperti kios2 kecil yang berjejer rapi, tapi tetap utk kapasitas satu orang.




Kamarnya kecil, isi ukuran one bed tapi agak lebih lebar, seluruh barang bawaan kita bisa d masukkan ke dalam ruangan, air minum disediakan dan bisa refill, TV LCD besar disediakan di setiap tiap kamar, dapat toiletters beserta perlengkapannya dan juga breakfast lengkap.




Kamar mandi juga tetap disediakan dalam dua type dan kita boleh menggunakannya kapan saja sesuka kita, gue suka yang type ini karena kamar mandi model onsen sangat nyaman meskipun malam2 kita berendam.




Loker2 keranjang tempat menyimpan pakaian kita sblm masuk ke dalam kamar mandi


Tiap kamar tetap dipisahkan antara laki2 dan perempuan dan juga dibedakan pintu masuknya, sehingga keamanan dan kenyamanan tetapi terjamin.

Type capsule ini banyak diminati orang local untuk sekedar istirahat satu atau dua hari tanpa harus membawa perlengkapan banyak, dan gak terlalu rekomendasi untuk traveler yang ribet dan bawa koper yang besar, atau yang bawa anak kecil atau keluarga, kecuali emang pengen mencoba menginap di kamar type capsule ini, oke banget.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengalaman Berlari

Cerita tentang berlari, dari dulu sebenarnya saya suka berlari meski hanya sebatas jarak-jarak pendek, dan seringnya tidak secara rutin saya lakukan, saat penugasan di Tobelo, Halmahera, Maluku Utara, banyak sekali waktu yang saya miliki untuk beraktivitas, saya fikir kenapa tidak saya isi dengan kegiatan berlari, kota yang sepi, cuaca juga lumayan bersih, sebenarnya bersih, tetapi rupanya di Pulau Halmahera terdapat Gunung Dukono yang aktif yang sering mengeluarkan debu tebal ke udara yang mengotori udara di sekitarnya, bahkan jika sedang sangat aktif sampai menjadi hujan debu yang tebal yang menyisakan gumpalan debu yang sangat tebal seperti butiran pasir, jadi ketika udara sedang bersih, minggu sore menjelang maghrib saya selalu mencoba berlari mengelilingi komplek kantor bupati, lumayan meski hanya 2-3 KM, tetapi itu sudah sangat melelahkan buat saya, kadang berganti menjadi setiap minggu pagi setelah shalat subuh, berlari di kawasan Pelabuhan Tobelo yang belum lama diresmikan ol

Singapura - Marina Bay dan Merlion Park

Masih tentang Singapura ... Selain jalan2 di Orchard Road, kita juga bisa berkunjung dan berfoto di Patung Merlion yang ada di kawasan Raffles, patung singa ini menjadi icon singapore dan bahkan sampai sekarang, namun setelah beberapakali kunjungan ke kawasan ini, suasanya sudah banyak berubah, bila kita melihat dengan posisi seperti patung merlion, yang kita lihat hanyalah laut yang luas. Namun sekarang dengan posisi yang sama kita bisa melihat Marina Bay Sand Hotel dan Resort, perubahan yang sangat cepat sudah terjadi d sini.  Background belum ada Marina Bay Sand    setelah ada Mrina Bay Pemandangan pada malam hari Sebelum mencapai foto diatas, sepanjang perjalanan kita akan disuguhkan pemandangan seperti ini kalau malam hari      Ramai pengunjung yang datang ke sini untuk sekedar berfoto dengan gaya-nya masing2, ada yang datang berombongan, berduaan ataupun selfie sendirian. Kawasannya sangat luas dan nyaman sehingga membuat or

Pengalaman Berlari di Masa Pandemi #2

…. Lanjutan dari tulisan sebelumnya  Juli Bulan Juli, kegiatan tidak jauh berbeda dengan bulan sebelumnya, tetapi di Bulan Juli ini saya sempat berkunjung ke Curug Cigamea yang ada di kaki Gunung Salak, Taman Nasional Gunung Halimun, Gunung Salak.  Seminggu kemudian saya bersama teman-teman lari juga main ke Bandung sekalian merasakan kembali suasana berlari di event lari Pocari Sweat Bandung Marathon yang seharusnya diadakan pada tanggal tersebut, namun karena pandemic akhirnya event tersebut dibatalkan, tetapi diganti dengan event lari Pocari Sweat Virtual Run.  Agustus Bulan Agustus, Alhamdulillah keluarga besar sudah bisa datang ke rumah sekalian selamatan atas rumah yang kembali saya tempati, event berlari masih tetap lari mingguan, kadang ada teman lari yang ngajak lari bareng dengan jarak tempuh yang lebih jauh disamping jarak tempuh rutin tetap dilakukan.  Pocari Sweat Virtual Run 10K juga diselenggarakan di bulan ini dan saya juga sudah menyelesaikan event virtual run ini deng