Selasa, 24 Mei 2016

Haw Par Villa, Musem tentang Neraka, di Singapura

Jalan-jalan ke Singaopre itu kebanyakan jalan2 belanja dan melihat bangunan modern, tapi selain wisata tersebut, ada juga wisata horor, gue bilang horor karena emang kita akan melihat kengerian selama d sana.

Tapi nggak horor2 banget sih, hanya ketika kita berada disana, kita bisa meihat apa yang ditampilkan d sana sambil membayangkan jika itu terjadi pada kita saat ini.

Namanya Haw Par Villa Theme Park, taman wisata yan bertema suasana di Neraka, tentunya menurut budaya China dan Buddha, kalo gak salah yah, karena diorama d sana sangat dominan nuansa entis china, penyajiannya menarik. 


Masuknya gratis, nggak perlu bayar, namun demikian jangan menggap tempat ini kotor dan jorok, namun tetap dengan cara Singapura menangani kebersihannya, bersih........

Pintu masuknya aja udah bersuasana neraka, sepanjang jalan akan kita temui banyaknya patung2 atau instalasi yang menggambarkan itu.










Salahsatu bagian yang paling menarik menurut gue adalah Ten Court of Hell, jadi di dalam taman itu berisi diorama tentang bentuk2 penyiksaan orang2 yang melakukan perbuatan dosa, digambarkan mereka di hukum dengan macam2 bentuk hukuman melewati 10 jenis pengadilan, setelah melewati bermacam bentuk hukuman sesuai kesalahannya, di akhir proses pengadilan selanjutnya mereka akan bertemu dengan Wanita Tua, Meng Po, yang memberikan minuman magic tea, sebagai bentuk pengampunan dan untuk melupakan semua peristiwa d masa lalu sebagai proses menuju Samsara, proses Reinkarnasi, yang dipercaya bisa lahir kembali dalam wujud manusia atau binatang,



Pengadilan tingkat pertama







Pengadilan tingkat kedua





Pengadilan tingkat ketiga




Pengadilan tingkat ke-empat




Pengadilan tingkat ke-lima





Pengadilan tingkat ke-enam




Pengadilan tingkat ke-tujuh
 



Pengadilan tingkat ke-delapan




Pengadilan tingkat ke-sembilan




Pengadilan tingkat ke-sepuluh ( maaf gak ada foto dioramanya, lupa #upss )


Samsara





Selain diorama Ten Court of Hell kita juga akan banyak menemukan instalasi luar ruangan dengan macam2 bentuk, ada juga yang lucu2, ada yang ( maaf ) porno (mnrt gue), yang gue gak paham bahasanya karena dominan bahasa mandarin. Untuk menuju kesini naik MRT turun di Haw Par Villa MRT station.









Bolehlah alternative buat yang bosen dengan aktifitas jalan2 di Singapura, mengunjungi tempat ini, karena apa yang di tampilkan d sana, sedikit banyak membantu kita untuk membuat keseimbangan dalam hidup.

Borobudur marathon 2019 - Full Marathon

Ini adalah pengalaman lari Full Marathon kedua saya setelah Jakarta Marathon kemarin. Seperti yang sudah saya jelaskan di tulisan sebelumn...